Main Article Content
Abstract
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produk atraksi ekowisata, dampak yang diberikan, fasilitas yang ada serta kendala yang menghambat pengembangan, dan juga mengetahui strategi yang bisa digunakan dalam pengembangan Taman Sari Buwana.
Desain/metodologi/pendekatan: Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara observasi langsung ke lapangan, mengumpulkan dokumentasi dan wawancara kepada beberapa narasumber yang menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif lalu di analisis dengan analisis SWOT.
Temuan: Hasil dari analisis SWOT berupa: pertama, strategi SO: Potensi yang dapat digunakan sebagai area trekking, meningkatkan kesadaran masyarakat, memperbanyak petunjuk arah, memanfaatkan lahan kosong, meningkatkan jaringan informasi dan promosi. Kedua, strategi ST: mengoptimalkan potensi yang ada, pelatihan masyarakat, pemasangan petunjuk arah dengan izin, membangun fasilitas yang dibutuhkan, promosi melalui sosial media. Ketiga, strategi WO: jalur trekking alternatif, menambah jumlah karyawan, petunjuk arah yang mudah dibaca, penambahan tempat parkir, pemanfaatan dana pokdarwis. Keempat strategi WT: memaksimalkan fasilitas yang ada, pelatihan karyawan, memperbesar petunjuk arah, menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik.
Implikasi: Kombinasi antara kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman menghasilkan empat bentuk strategi yang digunakan oleh pihak-pihak terkait untuk mengembangkan Taman Sari Buwana.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
References
- Agustini, N. W., & Adikampana, I. M. (2014). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Proses Pengembangan Ekowisata Taman Sari Buwana di Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal Destinasi Pariwisata ISSN, 2(1), 46–56.
- Antara, M., Wijaya, G. N. K., & Windia, W. (2017). Ekowisata Subak Jatiluwih, Tabanan, Bali. In Pelawa Sari.
- Arida, N. S. (2009). Meretas Jalan Ekowisata Bali: Proses Pengembangan, Partisipasi Lokal, dan Tantangan Ekowisata di Tiga Desa Kuno Bali. Udayana University Press.
- Darmaji, S. (2018). Menkeu: Industri Pariwisata Penting Bagi Perekonomian Indonesia. Akurat.Co. https://akurat.co/menkeu-industri-pariwisata-penting-bagi-perekonomian-indonesia
- Ginaya, G. (2011). Pariwisata dan Komodifikasi Budaya: Studi Kasus pada Kebudayaan Bali. Jurnal Sosial Dan Humaniora Politeknik Negeri Bali, 1.
- Hidayat, S. (2016). Strategi Pengembangan Ekowisata di Desa Kinarum Kabupaten Tabalong. Jurnal Hutan Tropis, 4(3), 282–292.
- Mardani, A., Purwanti, F., & Rudiyanti, S. (2018). Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Pulau Pahawang Propinsi Lampung. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 6(1), 1–9.
- Rahmi, S. A. (2016). Pembangunan Pariwisata dalam Perspektif Kearifan Lokal. Reformasi, 6(1).
- Setiawan, I. B. D., & Beserta, I. P. W. (2015). 4A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary) di Dusun Sumber Wangi Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Bali. Universitas Udayana Denpasar.
- Sudinata, I. W. (2012). Pengembangan Ekowisata Taman Sari Buwana yang Berbasis Masyarakat di Banjar Beng Kaja, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan. UNUD.
- Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
- Tisnawati, E., Natalia, D. A. R., Ratriningsih, D., Putro, A. R., Wirasmoyo, W., & Brotoatmodjo, H. P. (2019). Strategi Pengembangan Eko-Wisata Berbasis Masyarakat di Kampung Wisata Rejowinangun. INERSIA: Informasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur, 15(1), 1–11.
- UNWTO. (2013). Sustainable Tourism for Development Guidebook. UNWTO.
- Wau, A. (2019). Strategi Pengembangan Wisata Selancar Sebagai Daya Tarik Wisata Bahari di Pantai Legian Bali.
- Wikipedia. (2021). Kabupaten Tabanan. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tabanan.