Isi Artikel Utama

Abstrak

Tujuan: Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh Biro Perjalanan di Indonesia akibat penurunan yang signifikan pada sektor pariwisata akibat pandemi Covid-19. Tulisan bertujuan untuk mencari solusi bagi Travel Agencies khususnya dalam hal permodalan.


Metode penelitian: Tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian metode campuran. Metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggambarkan dan merangkum situasi dan kondisi terkini yang dihadapi oleh Biro Perjalanan. Ini juga melibatkan analisis peraturan yang terkait dengan industri. Selain itu, metode kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan informasi dari pelaku usaha biro perjalanan melalui pengisian kuesioner.


Hasil dan pembahasan: Pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan yang signifikan pada sektor pariwisata di Indonesia, terutama pada Biro Perjalanan Wisata yang menghadapi tantangan karena terhentinya kegiatan operasional dan ketergantungan pada transaksi kunjungan wisatawan.


Implikasi: Untuk memenuhi kebutuhan modal Biro Perjalanan dan mendukung pemulihannya, pemanfaatan program pemulihan ekonomi nasional pemerintah, termasuk opsi seperti subsidi bunga dan restrukturisasi kredit di bank, sangatlah penting.

Kata Kunci

pinjaman lunak, kebijakan ekonomi, agen perjalanan, pariwisata, Covid-19.

Rincian Artikel

References

  1. Authority, I. Financial Services. (2021). Financial Stability Review (Speed up the Recovery, Maintain Stability).
  2. Balipost. (2020). Sejutaan Naker di Bali PHK. www.Balipost.com.
  3. Bisnis.com. (2021). Sandiaga Rayu OJK Bantu Pembiayaan Sektor Parekraf. 21 Januari 2021. https://ekonomi.bisnis.com/read/20210121/12/1345871/sandiaga-rayu-ojk-bantu-pembiayaan-sektor-parekraf
  4. Covid-19, S. (2020). Dana Hibah Pariwisata untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata. 22 Oktober 2020.
  5. Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 23 Year 2020 about Implementation of the National Economic Recovery Program in Framework Supporting State Financial Policy for Management of the Corona Virus Pandemic Disease 2019 (Covid-19) (2020).
  6. Government Tourism Office, B. (2021). Rilis Data Statistik Resmi Bulan Januari 2021. 11 Maret 2021. https://disparda.baliprov.go.id/rilis-data-statistik-resmi-bulan-januari-2021/2021/03/
  7. Indonesia, P. I. (2021). Mengerek Angka Dana Hibah Pariwisata di 2021. 11 May 2021. https://www.indonesia.go.id/kategori/editorial/2780/mengerek-angka-dana-hibah-pariwisata-di-2021
  8. Jamal, T., & Budke, C. (2020). Tourism in a world with pandemics: local-global responsibility and action. Journal of Tourism Futures, 6 (2), 181–188. https://doi.org/10.1108/JTF-02-2020-0014
  9. Minister of Finance Regulation Number : 10/PMK.05/2009 About Amendment To Regulation Of The Minister Of Finance Number 135/PMK.05/2008 About People’s Business Credit Guarantee Facility, 2 (2009).
  10. Minisiter of Finance Republic of Indonesia. ( (2020). National Economic Recovery Program. https://www.kemenkeu.go.id/media/15149/program-pemulihan-ekonomi-nasional.pdf
  11. Ministry, & Indonesia, C. for E. A. of the R. of. (2021). KUR Tanpa Jaminan Dinaikkan dari 50 Juta menjadi 100 Juta Rupiah dan Bunga 3% sampai Desember 2021. https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/2962/kur-tanpa-jaminan-dinaikkan-dari-50-juta-menjadi-100-juta-rupiah-dan-bunga-3-sampai-desember-2021
  12. Post, T. J. (2021). Australians still unable to visit Bali after drop in cases. 29 September 2021. https://www.thejakartapost.com/news/2021/09/29/australians-still-unable-to-visit-bali-after-drop-in-cases.html
  13. Watson, A. (2020). Methods Braiding: A Technique for Arts-Based and Mixed-Methods Research. Sociological Research Online, 25 (1). https://doi.org/10.1177/1360780419849437
  14. Yin, R. K. (2017). Case Study Research and Applications Design and Methods (6th Editio). https://www.google.co.id/books/edition/Case_Study_Research_and_Applications/uX1ZDwAAQBAJ?hl=en&gbpv=0